Liputan Koran Radar Depok, Mengenal Taekwondo Menuju Prestasi (Taemi) (1)

22 03 2014
Radar depok 22 Maret 2014 (1)

Radar depok 22 Maret 2014 (1)

Mengenal Taekwondo Menuju Prestasi (Taemi) (1)

Punya 250 anggota, 30 jadi Atlet

Taekwondo adalah Olahraga Beladiri asal Korea yang juga populer di Indonesia, olahraga ini juga merupakan olahraga nasional korea. Ini adalah seni beladiri yang banyak dimainkan di Dunia dan juga dipertandingkan di olimpiade. Di tanah air, perguruan atau komunitas Taekwondo, tak terkecuali di Kota Depok.

Sore hari jam 16.00 di dalam GOR KONI Kota Depok. Sebanyak 17 anak manusia, baik muda hingga usia remaja saling berhadapan. Di tubuh mereka melingkar sejumlah item keselamatan mulai dari pelindung dada dan perut sampai pelindung kaki. Mereka sedang melatih tendangan yang beberapa saat sebelumnya diajarkan.

Jangan lihat tubuh mereka yang kurus. Mereka adalah kalangan terlatih, meski seorang perempuan sekalipun. Mereka adalah anggota dari perguruan Taekwondo Menuju Prestasi (Taemi). Dan hari ini merupakan gelaran latihan rutin yang biasa dilakukan.

“Kami memang biasa latihan disini (GOR KONI Kota Depok),” ujar pendiri yang merangkap menjadi pelatih di Taemi, Arie Pratama. Selain menjadikan GOR KONI Kota Depok, anak-anak Taemi juga bisa berlatih di kawasan Universitas Indonesia (UI). Khusus tempat ini, hanya diperuntukan guna latihan fisik.

Secara usia, Taemi cukup masih hijau. Umurnya baru dua tahun. Berdirinya Taemi berangkat dari rasa keinginan kuat dari Arie untuk memiliki perguruan sendiri. Malang melintang menjadi pelatih beladiri khusus kaki ini membuatnya berpikir mendirikan perguruan sendiri. “Saya sudah mengajarkan Taekwondo sejak 2008,”kata dia. Pria berkacamata ini memang cukup ilmu untuk membuat perguruan. Dia kerap menjadi pelatih di sekolah-sekolah. Niat itu akhirnya ia realisasikan. Pertengahan 2012, Taemi secara resmi berdiri.

Hal fantastik terjadi. Keanggotaan awal sudah mencapai 250 murid. Banyaknya relasi menjadikan Arie mudah dikenal dan barang tentu dipercaya. Dari jumlah tersebut, 30 diantaranya difokuskan untuk menjadi atlet profesional.

Prestasi Taemi team club juga sangat banyak sekali namun salah satu yang membanggakan, yakni mampu mendapatkan tiga medali emas di KTB Cup april 2013 se-Jawa Barat. “Saya hanya mengirimkan tiga atlet dalam kejuaraan tersebut,” tandasnya. (*)

Laporan: Muamar Lufti, Radar Depok

 

 





Tidak Ada Kata Terlambat Untuk Mulai Berlatih Taekwondo

28 02 2014

WTF Taekwondo sebagai sport martial art yang berasal dari Korea Selatan menjadi salah satu beladiri yang semakin terkenal dan menarik perhatian banyak orang di seluruh dunia untuk mengikuti latihan taekwondo. Termasuk di Indonesia, Taekwondo berkembang semakin pesat dan mempunyai anggota yang banyak. Dari usia anak-anak sampai dewasa pun ikut berlatih Taekwondo.

Di Indonesia banyak orang yang mulai berlatih Taekwondo dari usia belia, yang cukup banyak yaitu dari kelompok umur TK sampai SMA. Karena memulai latihan Taekwondo sejak usia belia akan sangat bagus bagi perkembangan fisik dan mental orang tersebut.

Di kelompok umur dewasa, yaitu dari mahasiswa sampai orang yang sudah bekerja terbilang kelompok umur yang jarang untuk memulai latihan Taekwondo. Bisa disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya: Aktivitas belajar atau pekerjaan yang sudah semakin sibuk, merasa malu apabila memulai latihan dari umur dewasa, tidak tahu tempat latihan Taekwondo untuk semua umur, dll. Itu beberapa faktor yang selama ini kami tahu dari keterangan beberapa anggota kami yang memulai latihan dari umur dewasa.

Karena itu kami berusaha mengajak orang-orang yang ingin berlatih Taekwondo pada umur dewasa untuk jangan ragu mengikuti latihan Taekwondo. Latihan Taekwondo bisa dimulai kapanpun atau dari usia berapapun, karena kami menyediakan tempat latihan Taekwondo untuk semua umur.

Kami ingin memberikan informasi seputar penerimaan anggota baru untuk semua umur yang ingin berlatih Taekwondo. Untuk sementara ini Taemi (Taekwondo Menuju Prestasi) Team menyelenggarakan tempat latihan umum di dua tempat yang ada di wilayah Kota Depok. Bagi anda yang tinggal di Kota Depok dan sekitarnya bisa bergabung bersama kami untuk berlatih Taekwondo.

Tempat yang pertama yaitu Bang Day Dojang Taekwondo, tempat latihan yang merupakan member dari Taemi Team ini sudah berdiri sejak tahun 2008. Yang didirikan oleh Sabeom Nim Arie Pratama dan Sabeom Nim Fauzan Ahsanu. Lokasi tempat latihan ini berada di Ruko Bang Day, Lt. 2, Jalan Duta Raya No. 3, Cisalak – Depok.

Para anggota sedang melakukan pemanasan sebelum latihan di GOR Koni Depok

Tempat yang kedua yaitu Taemi Team Training Centre, pemusatan latihan ini berada di GOR Koni Depok, Jalan Gelatik Raya – Depok 1. Semua unit latihan yang menjadi member dari Taemi Team dapat ikut berlatih disini. Dengan sarana dan prasarana yang cukup lengkap untuk menunjang prestasi atlet-atlet Taemi Team.

Pada postingan kami selanjutnya, kami akan membahas testimoni para anggota Taemi Team yang mulai berlatih Taekwondo dari umur dewasa.

Salam Taekwondo





Indonesia Sukses Meraih Medali Emas di Kejuaraan Dunia Poomsae 2013

4 11 2013

Selamat untuk Tim Nasional Taekwondo Indonesia yang telah berhasil mendapatkan 1 emas, 2 perak dan 5 perunggu di Kejuaraan Dunia Poomsae 2013 Bali – Indonesia.

wtf world taekwondo poomsae championship bali 2013, www.wtf.org

wtf world taekwondo poomsae championship bali 2013, photo from: http://www.wtf.org

Ini salah satu berita tentang prestasi Tim Nasional Taekwondo Indonesia di Kejuaraan ini:

Kejuaraan Dunia Taekwondo Poomsae : Korsel Perkasa, Indonesia di Posisi 10

NUSA DUA, Pos Bali – Korsel masih terlalu perkasa dan tidak tergoyahkan dalam olahraga bela diri Taekwondo. Terbukti, dalam kejuaraan Dunia Taekwondo Poomsae ke 8 yang berlangsung, 31 Oktober – 3 Nopember di Hotel Westin, Nusa Dua, Badung, Bali, negara Ginseng ini memastikan sebagai juara dengan mengumpulkan tujuh medali emas dan empat perak. Vietnam yang bakal menjadi pesaing Indonesia pada SEA Games 2013 Myanmar mampu unjuk gigi dengan berada di urutan kedua dalam pengumpulan medali dengan tiga emas, tiga perak dan lima perunggu.

Dalam kejuaraan Taekwondo Poomsae tingkat dunia ke-8 ini,  Indonesia berada pada posisi 10 dengan memperoleh  1 emas, 1 perak dan 5 perunggu. Dalam pertandingan terakhir, Minggu (3/11) kemarin, kategori Freestyel dimenangkan oleh Vietnam dengan skor 8.2280., sedangkan dalam kategori male tim over 29  dikuasai  Philipina dengan skor 7.640, dan dalam kategori pamale under 59 dimenangkan oleh Korea dengan skor 7.880.

Saat ditanya kenapa kejuaraan Taekwondo Poomsae hanya diikuti 50 negara, TB. Ade Lukman, selaku Komite Olimpiade Indonesia menyatakan bahwa, “Kita lihat bahwa Indonesia, khususnya Bali lokasi geografisnya sangat jauh bagi banyak negara. Sebetulnya lebih dari 50 Negara ingin mengikuti kejuaraan ini. Saya berasumsi letak geografis dan juga pertimbangan ekonomi dari negara  peserta menjadi kendala yang mereka hadapi”ujarnya saat ditemui SKH. Pos Bali  seusai acara  penutupan.

Lukman juga menyatakan bahwa prestasi Indonesia saat ini sudah memenuhi target. “Kita ketahui, tahun lalu Indonesia cuma bisa memperoleh hanya mendapat 1 medali perunggu, sekarang sudah banyak peningkatan. Meskipun belum bisa menjadi juara umum, tapi prestasi kali ini bisa dibilang memuaskan” katanya. Medali emas Indonesia dipersembahkan pasangan Aulia Ramadhan dan Kevita Rizkia di kelas freestyle.  Sementara perak di tim putri U-17, dan lima perunggu dari kelas berpasangan junior, perorangan putri U-49 senior, perorangan putra U-29, tim putra U-29, dan tim freestyle campuran (mixed). “Hasil satu emas itu sudah cukup menyenangkan bagi kami, ini pertama kali atlet Indonesia menjadi juara dunia di Poomsae,” kata manajer tim poomsae Indonesia Laras Sumarna.

Sementara itu, Pengurus Besar Taekwondo Indonesia mendapat apresiasi positif dari presiden WTF atas penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Taekwondo Poomsae WTF ke-8 di Nusa Dua, Bali. “Kami senang, presiden WTF dan para pimpinan taekwondo negara-negara peserta memberi apresiasi terhadap penyelenggaraan kejuaraan dunia poomsae di Bali ini,” kata Ketua Umum PB TI Marciano Norman, Minggu (3/11) kemarin  di Nusa Dua, Bali.

Menurut Marciano Norman, apresiasi itu menjadi modal yang baik untuk ke depan Indonesia bisa kembali ditunjuk sebagai event-event besar taekwondo. “Kami berharap kegiatan besar internasional taekwondo lainnya bisa kembali berlangsung di Indonesia,” tambah Ketua Umum PB TI. Sementara itu ketika disinggung tentang prestasi Indonesia di kejuaraan dunia poomsae di Bali, Ketua Umum PB TI mengatakan bahwa atlet telah menunjukkan kerja keras. “Sampai hari terakhir ini (Minggu) perolehan satu medali emas itu sudah menunjukkan kerja keras,” katanya. Dikatakannya, kejuaraan dunia poomsae di Bali ini, Indonesia banyak menurunkan atlet junior. “Intinya yang junior itu juga akan menjadi senior, mereka butuh pembinaan untuk bisa mengikuti event-event dunia,” katanya. Marciano Norman juga mengharapkan, pengprov PB TI ikut menjaring dan menyeleksi atlet-atlet berbakat yang ada di daerah-daerah. “Perlu pencarian bibit dan penyaringan atlet berbakat di daerah,” tambahnya.

Sumber:  http://www.posbali.com

Link: http://posbali.com/kejuaraan-dunia-taekwondo-poomsae-korsel-perkasa-indonesia-di-posisi-10/





Melampaui Target Emas, Tim Porkot Taekwondo Kecamatan Sawangan Sangat Senang

23 04 2013

Porkot (Pekan Olahraga Kota) Depok yang ke IV 2013 sedang berlangsung pada  tanggal 21-24 April 2013. Untuk Cabor Taekwondo telah dilaksanakan pada hari minggu, tanggal 21 April 2013 di Balai Rakyat Depok 2. Taemi Team mengirimkan sebanyak 17 atletnya untuk mengikuti event ini.

editporkot

Tim Sawangan sedang tos sebagai tanda kekompakan.

Berikut ini adalah jumlah atlet yang mewakili beberapa kecamatan yang ada di depok:

– 13 atlet mewakili Kecamatan Sawangan (Berasal dari Taemi Team unit SMAN 5 Depok)

– 2 Atlet mewakili Kecamatan Sukmajaya (Berasal dari Taemi Team unit SMAN 5 Depok)

– 1 Atlet mewakili Kecamatan Beji (Berasal dari Taemi Team Training Centre)

– 1 Atlet mewakili Kecamatan Cipayung (Berasal dari Taemi Team Training Centre)

edit 2 porkot

Foto tim sawangan bersama koordinator (Sabeom Firman, baju merah)

Kecamatan sawangan meraih 4 emas, 2 perak dan 6 perunggu. Melebihi target yang diberikan pihak kecamatan yaitu 3 medali emas. Kalau dilihat perolehan medali emas pada porkot sebelumnya di tahun 2009, dimana kecamatan sawangan meraih 2 medali emas, sekarang naik dua kali lipat menjadi 4 emas. Sungguh prestasi yang sangat membanggakan.

Koordinator Kecamatan Sawangan yaitu sabeom Firman mengaku sangat senang dengan pencapaian prestasi tim nya, karena memang sudah melampaui target dari pihak kecamatan.

Ini adalah daftar peraih medali dari Taemi Team:

* Medali emas

– Kecamatan Sawangan: Aditya Satya Graha, Sonia Ariyanti Sareng, Doddy Aryono dan M. Reza Lutfie.

– Kecamatan Beji: Dinda Nur Kholifah

* Medali perak

– Kecamatan Sawangan: Elis N, Nurindah Saloka.

* Medali perunggu:

-Kecamatan Sawangan: Nada Triana, Hakki Rabbani, Deviana Yulianti, Iffay Sandy, Dwitasari Utami dan M. Rizky F.

– Kecamatan Cipayung: Ary S

– Kecamatan Sawangan: Khoirunisa Rafikasari dan Sari Kusuma

“Sungguh perjuangan yang luar biasa ditunjukan oleh atlet yang tergabung dalam Taemi Team, sehingga bisa mencapai prestasi yang sangat baik dan membanggakan. Tetap semangat berlatih agar prestasi kalian lebih baik lagi. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kesuksesan kami.” Ujar Sabeom Nim Arie Pratama selaku pelatih utama Taemi Team.





Taemi Team Unit SMAN 5 Depok Tampil Dominan di O2SN Taekwondo 2013 se-Depok

23 04 2013

Pada tanggal 11 April 2013 lalu telah dilaksanakan O2SN (Olimpiade Olahraga dan Sains Nasional) Taekwondo se-Depok di GOR Koni Depok. Taemi team mengirimkan dua tim pada pertandingan antar SMA/SMK se-Depok ini, yaitu unit SMAN 5 Depok dan SMAN 9 Depok. O2SN Taekwondo baru pertama digelar di tahun ini, sehingga menjadi kebanggaan kami menjadi yang terbaik pada pertandingan ini.

edit 2 o2sn

Para pemenang di O2SN Taekwondo

SMAN 5 Depok berhasil meraih 4 medali emas, 2 medali perak dan 2 medali perunggu. Sedangkan SMAN 9 Depok berhasil meraih 1 medali perak. “Ini merupakan kebanggaan bagi kami, karena event O2SN Taekwondo baru pertama kali digelar dan kami pun bisa tampil dominan untuk menjadi yang terbaik ditengah persaingan yang sangat ketat. Ini membuktikan bahwa pada pertandingan antar sekolah se-Depok, Taemi Team unit SMAN 5 Depok tetap yang terbaik.” Ujar Sabeom Nim Arie Pratama selaku pelatih utama Taemi Team.

edit 1 o2sn

Para pemenang O2SN Taekwondo bersama official taemi team

Peraih medali emas diantaranya, Nurindah Saloka, Irene Yasmin, Hafiz N, M. Reza Lutfie. Untuk medali perak diraih oleh Khoirunisa Rafikasari, Audi Ilmi dan Tama Abdul Aziz. Dan untuk medali perungggu diraih oleh Iffay Sandy, Elis Siti N.

Semoga dengan prestasi di event ini dapat menjadikan para atlet yang tergabung didalam Taemi Team lebih semangat lagi, lebih berjuang keras untuk meraih prestasi yang terbaik. Taekwondo Menuju Prestasi!





3 Atlet Taemi Team Mendapatkan 3 Medali Emas Pada KTB Cup 2013 se-Jabar

5 03 2013
logo taemi team

Taemi Team (Taekwondo Menuju Prestasi)

Pada tanggal 1 Maret 2013, Taemi Team mengirimkan 3 atletnya pada Kejuaraan KTB Cup 2013 se-Jawa Barat. Kejuaraan ini berlangsung di GOR Pajajaran – Kota Bogor. Kejuaraan yang banyak diikuti oleh peserta dari berbagai Kota/Kabupaten yang ada di Jawa Barat.

Dari kiri ke kanan: Lucky, Taufiq dan Dinda

Dari kiri ke kanan: Lucky, Taufiq dan Dinda

Persiapan yang kami lakukan untuk kejuaraan ini terbilang sangat matang, karena kami menerapkan program latihan jangka panjang. Dengan latihan rutin dan terprogram, kami selalu siap menghadapi berbagai Kejuaraan. Alhamdulillah kami mendapatkan 3 medali emas dari 3 atlet kyourugi yang bertanding. ” Sungguh pencapaian yang luar biasa, diluar target kami sebagai pelatih. Awalnya kami menargetkan hanya 1 medali emas, ternyata semua atlet yang kami kirim ke kejuaraan ini berhasil meraih medali emas” Ujar Sabeom Nim Arie Pratama, pelatih kepala Taemi Team.

Medali emas pertama diraih oleh Lucky Reswara Mahardika yang bermain di kelas under 24 Kg Pra Junior usia 8-9 tahun. Bermain sebanyak 4 kali, Lucky berhasil membuat 2 lawannya KO. Dan di final berhasil mengalahkan atlet dari STB dengan skor tipis 8-7.

Taufiq (Red) in Action

Taufiq (Red) in Action

Medali emas kedua diraih oleh Fadhil Taufiq Sudibyo yang bermain dikelas under 34 Kg Pra Junior Putra usia 12-13 tahun. Di semifinal taufiq berhasil mengalahkan atlet dari Rotan Team, yang mana mereka sudah pernah bertemu sebelumnya di kejuaraan lain. Dengan kemenangan ini taufiq berhasil mengalahkan atlet dari Rotan Team 2 kali. Di final taufiq lebih superior daripada lawannya, sehingga ia dapat membuat KO lawannya.

Lucky Gold Medal Ceremony

Lucky Gold Medal Ceremony

Dan medali emas terakhir diraih oleh Dinda Nur Kholifah yang bermain dikelas under 52 Kg Junior Putri usia 14-17 tahun. Di semifinal ia berhasil mengalahkan atlet dari Banjar, sedangkan di final ia berhasil mengalahkan atlet dari Unjani dengan skor 14-8.

Taufiq Gold Medal Ceremony

Taufiq Gold Medal Ceremony

Dengan hasil yang didapatkan pada kejuaraan ini, kami sangat bangga tetapi kami tetap akan berlatih lebih keras lagi sehingga dapat meraih prestasi yang lebih baik.

Terima kasih atas dukungan para orang tua atlet selama ini dan untuk para atlet Taemi Team teruslah berlatih dan selalu menjaga semangat untuk berprestasi.

Kami dari bang day dojang taekwondo yang merupakan member dari Taemi Team mengucapkan selamat untuk prestasi luar biasa yang diraih oleh Taemi Team.

Salam Taekwondo





Maestro Bali Taekwondo Tournament 2013

15 01 2013

Pada tanggal 11-13 Januari 2013 bertempat di Gor Lila Buana, Denpasar – Bali. Taemi Team dan Tim Taekwondo Kota Depok mengirimkan atletnya pada pertandingan berskala nasional ini. Sebanyak 12 provinsi mengikuti pertandingan ini. Taemi team mengirimkan satu atlet pada kejuaraan ini, yaitu Fadhil Taufiq Sudibyo yang bermain di kategori Kyourugi pra junior under 34 kg putra. Sangat disayangkan Taufiq ketika perempat final mengalami cidera di lutut sehingga harus mengakui keunggulan lawannya yang berasal dari Tim Mahameru Sukoharjo dengan skor 11-10.

Sedangkan Tim Taekwondo Kota Depok mengirimkan enam atletnya dan berhasil memperoleh 1 medali emas, 2 medali perunggu. Emas diraih oleh Vito DM yang bermain di kategori junior under 51 kg putra, ia berhasil mengalahkan atlet tangguh yang berasal dari pelatda DKI Jakarta dan pada saat final berhasil melipat atlet dari Bali.

image

Kiri ke kanan: Saiful, Vito dan Annisa

Perunggu masing-masing diraih oleh Annisa Eka pratiwi dan M. Saiful Islam. Annisa bermain di kategori poomsae junior perorangan putri dan Saiful bermain di kategori kyourugi junior putra under 45 kg harus mengakui keunggulan skor 12-14 dari atlet andalan Bali setelah melalui pertandingan yang sedikit kontroversial karena melawan atlet tuan rumah.

Semoga dengan hasil ini, para taekwondoin yg berasal dari Kota Depok dapat semakin termotivasi untuk lebih meningkatkan prestasi.

Bang Day Dojang Taekwondo member of Taemi Team mengucapkan selamat kepada tim taekwondo Kota Depok untuk prestasi di Maestro Taekwondo Tournament 2013.

Salam Taekwondo!