Liputan Radar Depok, Mengenal Taekwondo Menuju Prestasi (Taemi) (2-Habis)

24 03 2014
Radar Depok 24 Maret 2014 (II-Habis)

Radar Depok 24 Maret 2014 (II-Habis)

Mengenal Taekwondo Menuju Prestasi (Taemi) (2-Habis)

Pernah Mengajar Orang Korea, Mengikuti Beberapa Turnamen

Tidak hanya orang Indonesia saja yang ikut beladiri di Taemi. Bahkan negara asal Taekwondo (Korea), pernah ikut berlatih disana. Lebih lanjut, tak sekedar namanya saja yang menuju prestasi, Taemi memang menjadi lokasi munculnya bibit atlet potensial. Dengan seabreg prestasi tentunya.

TUBUH Arie Pratama, sang pendiri Taemi berpeluh keringat. Baju tempur seorang atlet Taekwondonya basah. Hari menjelang gelap dan suhu udara turun. Selepas bersalin pakaian, Arie menyempatkan diri menerima pamitan pulang murid-muridnya.

Tak hanya mengajar produk dalam negeri. Arie nyatanya pernah memiliki murid seorang Korea. Unik, sebab negeri gingseng itu merupakan tempat lahirnya beladiri kaki ini.

Semua berawal tahun lalu. Ketika itu, dia-murid asal Korea kebetulan tengah menimba ilmu di Universitas Indonesia (UI) jurusan Bahasa Indonesia. Karena kecintaan dia kepada beladiri asal negerinya, dia pun mencari perguruan Taekwondo di Depok. Taemi menjadi pilihannya.

“Orang Korea itu belajar Taekwondo di Taemi team lumayan lama dari Maret 2013-Februari 2014 hampir satu tahun,” kata dia.

Berbicara tentang kegiatan Taemi, tidak luput dengan turnamen. Dari awal berdirinya (medio 2012), anggota di Taemi sudah mengikuti turnamen tingkat kota sampai nasional.

Beberapa pertandingan yang diikuti Taemi team antara lain Tingkat Nasional 2012 di Bali, mengirimkan 1 atlet namun sayang gagal mendulang emas. Juara umum pertama Depok Taekwondo Festival 2013 di Gymnasium UI.

Terakhir seorang atlet dari Taemi, Muhammad Rosyid akan bertanding dalam Pekan Olahraga Daerah (PORDA) November. “Sebenarnya banyak kejuaraan kita ikuti, namun itu sebelum terbentuknya taemi team,” tambah Arie.

Arie memang punya bekal pengalaman yang banyak. Karenanya lumrah jika dia memiliki banyak murid.

“Saya pernah menjadi pelatih tim popda depok tahun 2010, dalam pertandingan tersebut tim popda mendapatkan dua emas dan tiga perunggu,” tandasnya. (*)

Laporan: Muamar Lufti, Radar Depok.

Sedikit koreksi dari saya (Arie Pratama):

– Tim popda taekwondo 2010 mendapatkan dua emas, dua perak dan empat perunggu.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: